Mengidentifikasi value chain
Untuk tugas analisis dan desain proses bisnis ini, saya akan coba mengambil proses pengawasan.
Kegiatan pengawasan merupakan salah satu kegiatan organisasi untuk memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan dalam organisasi telah berjalan dengan baik dan tidak terdapat kecurangan. Kegiatan pengawasan terdiri dari kegiatan audit kepatuhan, audit kinerja, audit tujuan tertentu, audit investigasi, kegiatan konsultasi, reviu laporan keuangan dan kegiatan pengawasan lainnya.
Untuk tugas ini saya memilih proses pengawasan audit kinerja, dengan output adalah Laporan Hasil Pengawasan. Pihak yang berkepentingan terhadap LHP Audit Kinerja ini adalah lingkungan internal Kementerian (Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal terkait dan Objek Pemeriksaan) dan Lembaga lain (mis: KPK/BPK).
Kegiatan pengawasan secara umum dapat dibagi menjadi 3 proses, yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan dan Pelaporan.Pada proses perencanaan terdapat 4 sub proses:
1.1 Persiapan Anggaran
Tahap koordinasi antara penyusun program dan pengelola keuangan, dengan penanggung jawab adalah Kepala Bagian Program dan Pelaporan
1.2 Pembentukan Tim Pemeriksa
Tahap ini bertujuan untuk menentukan komposisi tim pemeriksa
1.3 Penerbitan SP dan SPPD
1.4 Pembayaran Keuangan
Pada proses pelaksanaan terdapat 4 sub proses:
2.1 Entry Briefing
2.2 Pelaksanaan Audit
2.3 Pengumpulan Temuan
2.4 Exit Briefing
Pada proses pelaporan terdapat 5 sub proses:
3.1 Penyusunan LHP
3.2 Reviu LHP
3.3 Analisis LHP
3.4 Penerbitan Petunjuk Penertiban
3.5 Monitoring
Pembagian level dari value chain menjadi process dan subprocess :




